Dari penjelasan para ahli, jumlah optimal konsumsi madu untuk orang dewasa
adalah 100-200 g/hari, yang dikonsumsi 3 kali yaitu 30-60 g pada pagi hari, 40-80 g
pada siang hari dan 30-60 g pada sore hari. Sebaiknya dikonsumsi 2 jam sebelum
makan atau 3 jam sesudah makan. Madu memiliki banyak khasiat. Saking banyaknya maka banyak orang yang mengatakan madu adalah obat dari segala penyakit. Berikut adalah berbagai penyakit yang dapat diantisipasi oleh madu.
Penyakit Paru-paru
Sejak berabad-abad yang lalu madu telah terbukti untuk menyembuhkan
penyakit paru-paru dan telah terbukti manjur bagi tingkat awal penyakit Tuberkulosis.
Pasien penyakit tersebut yang diberi madu 100-150 gram setiap hari, keadaannya
menjadi baik, berat badannya bertambah, batuk menjadi reda, hemoglobin
meningkat serta laju sedimentasi darahnya menjadi lebih lambat.
Menyembuhkan Lukan
Kurang lebih 2500 tahun yang lalu Hypocrates berhasil menggunakan madu
untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk luka.
Ibnu Sina menganjurkan salep madu dicampur dengan terigu sebagai obat
luka luar. Luka berat sering diobati dengan campuaran madu dan minyak ikan yang
menurut pengalaman luka tersebut dapat sembuh dalam waktu 10-11 hari.
Campuran tersebut juga baik untuk luka infeksi.
Penyakit Jantung
Manfaat madu untuk penyakit jantung telah dibuktikan dalam “International
Conggress of Physiologis pada tahun 1901. dalam konggres tersebut diperlihatkan
sebuah jantung yang diambil dari seekor binatang berdarah panas. Sedikit glukosa
(0,1 %) ditambahkan ke dalam cairan garam, tempat menyimpan jantung tersebut.
Sebagai hasilnya jantung tersebut berdenyaut terus selama 4 hari. Padahal, madu
juga mengandung glukosa sehingga madu sangat baik untuk otot-otot jantung.
Menurut Prof. M.B. Colomb, A. madu sebanyak 50-140 g (rata-rata 70 g) yang
diberikan tiap hari kepada penderita jantung memperlihatkan perbaikan kondisi
mereka dalam jangka waktu yang cepat.
Penyakit Liver
Kegunaan madu untuk penyakit hati adalah berkat komposisi kimia dan
biologisnya. Glukosa dalam madu dapat menambah glikogen dan memperlancar
metabolisme dalam jaringan.Hati bekerja seperti filter (saringan) yang memusnahkan racun-racun bakteri
dimana glikogen sangat berperan sebagai suplai glikogen dan memperbesar
kemampuan tubuh untuk melawan infeksi. Untuk maksud ini, madu biasanya
ditambahkan pada saat memasak sayur bayam.
sumber: http://tekpan.unimus.ac.id/







